Tempat Wisata di Solo, dari Wisata Budaya hingga Alam

Tempat Wisata di Solo, dari Wisata Budaya hingga Alam

Tempat Wisata di Solo, dari Wisata Budaya hingga Alam – Surakarta yang juga dikenal dengan nama Solo merupakan tujuan wisata di slot server kamboja no 1 Provinsi Jawa Tengah yang masih mempertahankan nuansa budaya hingga saat ini. Solo merupakan bekas ibukota kerajaan Jawa yang memiliki warisan budaya, adat, tradisi, kesenian, hingga agama.

Berikut Wisata di Solo

Keraton Surakarta

Keraton Surakarta dibangun pada tahun 1745 oleh Pakubuwana II saat memindahkan ibukota kerajaan dari Kartasura ke Desa Sala. Keraton dibangun secara bertahap dan mencapai puncaknya pada masa Pakubuwana X (1893-1939). Meski dilakukan bertahap, tetapi pola dasar tata ruang deposit qris tidak pernah berubah. Beberapa bangunan dan area di kompleks Keraton antara lain Alun-alun Lor dan Alun-alun Kidul, Sasana Sumewa, Sitinggil, Kamandungan, Sri Manganti dan Kedhaton. Keraton memiliki museum yang menyimpan benda bernilai seni tinggi seperti kereta kencana, pusaka kerajaan, serta berbagai artefak lainnya

Pura Mangkunegaran

Pura Mangkunegaran merupakan istana kediaman Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara. Berdiri tahun 1757, setelah perjanjian Salatiga dengan Raden Mas Said atau Pangeran SAmbernyawa yang kemudian bergelar Mangkunegara I. Arsitektur Pura Mangkunegaran berciri Jawa Klasik dan Eropa. Pura ini memiliki pendapa yang berbentuk Joglo besar dengan soko guru terbuat dari kayu jati utuh. Dalam Pura Mangkunegaran terdapat berbagai koleksi benda bersejarah dari berbagai daerah, wayang golek, gamelan kuno serta koleksi kitab kuno dari jaman Majapahit dan Mataram yang disimpan di Reksa Pustaka.

Museum Radya Pustaka

Radya Pustaka adalah museum tertua di Indonesia yang dibangun pada tahun 1980. Benda kuno yang tersimpan antara lain arca batu dan arca perunggu dari zaman Hindu dan Budha. Selain itu, terdapat koleksi keris dan senjata tradisional, gamelan, serta hadiah dari Napoleon Bonaparte. Radya Pustaka menyimpan koleksi kitab kesusasteraan kuno berbahasa dan berhuruf Jawa kuno serta koleksi pustaka berbahasa asing.

Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg adalah salah satu cagar budaya kota Solo peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1745. Benteng ini dibangun atas perintah dari Baron Van Imhoff dan digunakan oleh Belanda untuk menguasai penguasa Surakarta pada masa itu. Benteng Vastenburg terletak di Jalan Jenderal Sudirman dan dikelilingi tembok batu bata yang mencapai 6 meter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *